PROSES PENYUSUNAN SOAL UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI KALIMANTAN TENGAH

(Kajian Pendidikan Agama Hindu)

  • Made Paramarta Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang

Abstract

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan tentang isi dan bahan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Kurikulum 2006 dan kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Pendidikan yang berkualitas adalah salah satu cara untuk meningkatkan daya saing sebuah bangsa yang kita sadari pendidikan memiliki peran sangat penting.

Proses Penyusunan Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional adalah sebuah evaluasi yang dilakukan pemerintah Indonesia, dituangkan pada sistem pendidikan nasional dengan aturan penilaian yang jelas, digunakan untuk penentuan kelulusan peserta didik pada satuan pendidikan. Proses penyusunan soal ujian nasional, pemerintah melalui kementerian pendidikan dengan ketetapan aturan pada Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional (POS UN) telah ditetapkan bahwa 25 % soal dibuat oleh pusat dan 75 % soal buat didaerah. Aturan ini merupakan aturan yang baku, dimana daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi bekerjasama dengan Kementerian Agama Provinsi dalam penyususan dan perakitan soal pusat. Daerah dibantu oleh Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) baik itu ditingkat SMP dan SMA/K, dengan memperhatikan Kisi-kisi soal yang telah ditetap oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Setelah tersusun, soal akan dimasukan ke aplikasi server dinas pendidikan Provinsi/Kabupaten berlanjut ke tutor masing-masing disetiap satuan pendidikan. Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama Hindu merupakan sistem pelaksanaan ujian yang dielenggarakan berdasarkan aturan POS UN, jenjang yang melaksankan ujian ini yaitu Tingkat Sekolah Dasar, Tingkat Menengah, dan Tingkat Menengah. Kalimantan Tengah merupakan salah satu dari beberapa provinsi di Indonesia yang menerapkan pelaksaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, dikelola langsung oleh dinas pendidikan provinsi Kalimantan Tengah, salah satu pembelajaran yang diujikan yaitu pendidikan agama Hindu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suharsimi. (2006). "Dasar-Dasar evaluasi pembelajaran, Penerbit Bumi Aksara. Jakarta
Adiputra, Gede Rudia. 2003. Pengetahuan Dasar Agama Hindu. Jakarta: Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara.
Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Standar Isi. Badan Standar Nasional Pendidikan: Jakarta.
Hilgard, E. R., & Bower, G. H. (1966). Theories of learning.
Isaac, Stephen, and William Burton Michael. Handbook in research and evaluation: For education and the behavioral sciences. San Diego, CA: EdITS, 1981.
Kajeng dkk, I Nyoman, 1999. Sarasamuccaya, Penerbit Paramita. Surabaya.
Nana Sudjana, 2005. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Rosdakarya. Bandung.
Nasional, Tim Penyusun Departemen Pendidikan. (2007). Undang-undang Republik Indonesia Nomor: 20 SIDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional) 2003. Jakarta: Sinar Grafika.
Oemar Hamalik, 2001. Proses Belajar Mengajar, Bumi Aksara. Jakarta.
Paramarta, I. M. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan Agama Hindu Dalam Menyikapi Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional di SMA Negeri 2 Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 9(2), 41–54. Retrieved from https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/bawiayah/article/view/275/135
Pendidikan, B. S. N. (2018). Prosedur Operasional Standar (Pos) Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019. Jakarta: BSNP.
Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0045/BSNP/II/2018. Tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2018/2019: Jakarta.
Pudja, 2010. Bhagawad Gita (Pancama Veda), Penerbit Paramita. Surabaya.
Slamet. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta
Sudarsana, I. K., Derani, K., Sari, P., Pd, S. H., Ganaya, S., & Sudarsana, R. (2006). Pengantar pendidikan agama Hindu.
Sumantri, M., & Permana, J. (1998). 1999. Strategi Belajar Mengajar.
Suparwoto. 2004. Kemampuan Dasar Mengajar.Yogyakarta : FIP Universitas Negeri Yogyakarta.
Tim Penyusun, 2007. Pendidikan Agama Hindu Di Perguruan Tinggi, Penerbit Paramita. Surabaya.
Undang – Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Departemen Pendidikan Nasional RI. Jakarta
Wiana, I Ketut.1997. Cara Belajar Agama Hindu Yang Baik. Denpasar: Yayasan Dharama Naradha.
Published
2020-04-30
How to Cite
Paramarta, M. (2020). PROSES PENYUSUNAN SOAL UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI KALIMANTAN TENGAH. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 11(1), 80-99. https://doi.org/10.33363/ba.v11i1.450