EFEKTIVITAS POLA PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

  • Ni Komang Purni Marsini SMAN 1 MATARAM
Kata Kunci: Efektivitas, Pola Pembelajaran, Pendidikan Agama Hindu

Abstrak

Pembelajaran  agama  Hindu  merupakan  suatu  upaya  untuk  membina pertumbuhan jiwa masyarakat dengan ajaran agama Hindu, dari sumber ajarannya yaitu: Sruti, smerti, sila,   acara, dan atmanastuti. Sehubungan dengan   pentingnya   pembelajaran agama Hindu untuk mencapai tujuan agama Hindu yaitu “Moksar-tham  Jagaditha  Ya  Ca  Iti  Dharma” untuk  menuju keseimbangan  dan  kehar-monisan  hidup  di  dalam  segala  aspek  kehidupan  baik  aspek intern ataupun ekstern dalam mewujudkan kedamaian hidup. Secara substansi, inilah yang menjadi rujukan bagi para praktisi pendidikan Agama Hindu, termasuk para guru agama di tingkat Pendidikan Menengah Atas (SMA). Disamping itu juga hal yang tidak kalang pentingnya adalah metoda pembelajaran agama Hindu sebagai ilmu terapan tentu sangat berbeda dengan ilmu-ilmu lainnya yang lebih bersifat teoritis. Namun dalam pembelajaran agama Hindu hendaknya memenuhi ketiga ranah yakni kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa secara bersamaan sehingga diperlukan metoda yang lebih efektif dalam menyampaikan materi ajarnya sehingga siswa Hindu tidak hanya pintar berdebat masalah agamanya, namun juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan pengamatan empiris, guru agama Hindu lebih banyak menga-jarkan sseperti ilmu-ilmu umum lainnya yang lebih menekankan pada teoritis semata sehingga melahirkan siswa yang pandai berdebat masalah agama, tetapi miskin dalam tindakan dan prilaku, karena ranah afektif dan psikomotoriknya sangat lemah. Fenomena inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian tentang “Efektifitas Pola Pembelajaran Agama Hindu di Sekolah Menengah Tingkat Atas”. Penelitian ini difokuskan untuk mengamati dan mengkaji bentuk dan efektivitas pembelajaran agama Hindu di Sekolah Menengah Tingkat Atas, se Kota Mataram. Adapun hasilnya dapat di jabarkan bahwa bentuk dan pola Pembelajaran Agama Hindu di Sekolah Tingkat Menengah Atas, hendaknya mengkolaborasikan antara pendekatan teoritis dengan priktek secara seimbang. Bahkan lebih banyak aspek yang bersifat kegiatan kegiatan religius atau melalui pendekatan praktek untuk memenuhi aspek psikomotorik dan afektif, untuk memenuhi koknitifnya. Jadi untuk memahami Agama Hindu secara matang berangkat dari praktik keagamaan lebih dulu dilakukan akan terpenuhi ketiga ranah yang menjadi sasaran pendidikan Agama Hindu yakni : ranah Kognitif, afektif dan Psikomotoriknya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, 1992. Islam Sebagai Paradigma Ilmu Pendidikan, Adity Maedia, Yogyakarta,
Al Marsudi, H. Subandi, 2003. Pancasila dan UUD 1945 Dalam Paradigma Reformasi, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Baharuddin, & Esa Nur Wahyuni. 2015. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ar- Ruzz Media
Damiyati, Zuchdi. 2008. Humanisasi Pendidikan Jakarta: PT Bumi Aksara.
Dahar, Ratna Willis. 2011. Teori-Teori Belajar & Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.
Darmawan, Deni. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Emzir. 2015. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Gunawan, Heri. 2012.Pendidikan Karakter (Konsep dan Implementasinya), Bandung: Alfabeta.
Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamalik, Oemar. 2004. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Hidayatullah, M. Furqon. 2010. Pendidikan Karakter : Membangun Peradaban Bangsa, Surakarta: Yuma Pustaka.
Kandung Supriyono, Sugiri. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Membaca Bahasa Inggris Sekolah Menengah Pertama Berbasis WEB. Dipublikasikan : Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol.1 No.1, 2014.
Murti Kusuma Wirastuti, 2020. Survei Upaya Guru Dalam Menciptakan Pembelajaran efektif Berdasarkan Prinsip-Prinsip Pembelajaran Di Taman Kanak-Kanak, Jurnal Ilmu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Pendidikan Non Formal Vol. 15, No.1 Tahun 2020.
Lasmawan, W. (2006). Pengembangan model pendidikan berdemokrasi dalam pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar. (Laporan Penelitian). Singaraja: Lembaga Penelitian IKIP Negeri Singaraja.
Maswinara, I Wayan, 1997. Srimad Bhagawad Gita, Dalam Bahasa Inggris dan Indonesia, Surabaya : Paramita.
Mustari, Muhamad. 2011. Nilai Karakter Refleksi untuk Pendidikan Karakter Yogyakarta: Laks-Bang PRESSindo.
Nova Irwan, Ridwan Abdullah Sani, 2015. Efek Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation dan Teamwork Skillls teerhadap hasil Belajar Fisika, Jurnal Pendidikan Fisika, Vol : 4, No. 1, Tahun 2015.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19, Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Purwanto, Ngalim, 2009. Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Roestiyah NK. 2001.Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : Rineka Cipta,
Sahertian, Piet A. 2000. Konsep-Konsep dan Teknik Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudharta, Tjok Rai, Ida Bagus Oka Punia Atmaja. 2001. Upadesa tentang Ajaran-Ajaran Agama Hindu. Surabaya: Paramita.
Sudarsana, I Ketut. 2018. Pengantar Pendidikan Agama Hindu, Universitas Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
Sudira, Putu. 2013. Revitalisasi Pembelajaran Agama Hindu. Makalah: UNY.
Susanto, Ahmad, 2016. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah dasar, Jakarta : Pranadamedia Group.
Tim. Undang-Undang, Nomor 14 Ytahun 2005, tentang Guru dan Dosen, serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Tentang Sisdiknas, dilengkapi dengan Permendiknas No.11/05, PP No.20 Tahun 2003, dan PP No. 19 Tahun 2005, beserta Pemjelasannya, Forum Peduli Pendidikan, Pelatihan Menengah Kejuruan Indonesia.
Titib, I Made. 2003. Menumbuh kembangkan Pendidikan Budhi Pekerti Padam Anak Dalam Perspektif Agama Hindu, Jakarta: Ganesa Exact.
Titib, I Made, 1998. Veda Sabda Suci Tuhan, pedoman praktis Kehidupan, Surabaya : Paramita.
Wiana, Ketut. 1997. Metoda dan Cara Belajar Agama Hindu yang baik, Denpasar : Bali Post (BP).
Zen, Z & Syafril. 2017. Dasar Dasar Ilmu Pendidikan. Depok: Prenada Media Group.
Diterbitkan
2021-04-12
How to Cite
Marsini, N. K. (2021). EFEKTIVITAS POLA PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 12(1), 1-18. https://doi.org/10.33363/ba.v12i1.632